Beasiswa Pemerintah Tiongkok

Hai Para pemburu beasiswa,, tetap semangat ya,, 🙂 saya akan share pengalaman berburu saya :D.. lets chek this one out 😉

Terdapat banyak beasiswa pemerintah yang ditawarkan, teman teman bisa dapatkan info soal beasiswa dengan berlangganan di website http://www.beasiswapascasarjana.com, saya sangking excitednya setiap email yang masuk,, langsung saya lihat syarat dokumennya, dan saya coba. atau teman teman bisa  googling dengan sebutan nama beasiswa seperti  LPSDM (Pemerintah aceh ), LPDP (pemerintah melalui kemkeu indonesia), ADS (pemerintah Australia), KGSP (pemerintah korea) dan CSC/CGS( Pemerintah Cina/Tiongkok), turkey scholarship (pemerintah turki) masukkan keyword nama beasiswa tersebut teman teman akan temukan informasinya :), keenam jenis beasiswa tersebut sudah pernah saya coba dan buru, masih banyak jenis beasiswa lainnya yang belum saya coba seperti beasiswa dari brubei darussalam, taiwan dll. Semua beasiswa itu saya coba ketika telah menyelesaikan s1 saya di IAIN Ar-Raniry Banda Aceh.

secara umum ada beberapa dokumen yang harus dipersiapkan untuk apply beasiswa S2 di luar negri, seperti Pasport, 2 surat rekomendasi dari profesor di kampus, toefl, ijazah dan transkrip diterjemahan ke dalam bahasa inggris  , motivation letter, study plan.  Keenam jenis dokumen tersebut adalah dokumen secara umum untuk mengajukan beasiswa.

nah…di tahun ketiga setelah kelulusan saya dan telah mengikuti beberapa jenis beasiswa yang tidak bermuara beberapa beasiswa yang saya coba tersebut, akhirnya agustus 2017 saya pun lulus di beasiswa Pemerintah Tiongkok yaitu China Government Scholarship (CGS) atau China Scholarship Counsil (CSC), beasiswa penuh ini diberikan oleh pemerintah china melalui Kampus Central China Normal University Provinsi Hubei, Wuhan yang saya apply.,

Pada blog ini saya khusus akan berbagi pengalaman saya dalam mengajukan beasiswa dari pemerintah china sampai ketibaan saya di Kampus Central China Normal University, Wuhan, China. Seperti yang saya jelaskan di atas, dokument yang dipersiapkan ada 6 jenis secara umum, sedangkan untuk beasiswa yang saya dapatkan yaitu beasiswa yang bernama CGS/CSC ada 10 jenis dokument, berikut dokument yang di persiapkan :

  1. Pasport

Pembuatan paspor di kantor imigrasi

  1. Dua surat Rekomendasi dari profesor di kampus sarjana

Anda bisa membuat background anda dan kemampuan anda ketika kuliah sebanyak 4 paragraf atau satu halaman, lalu minta pendapat profesor anda tentang anda dan merekomendasi anda untuk kuliah di china, kemudian profesor membubukan tanda tangannya.

  1. Motivation Letter

Berisi tentang background pendidikan anda dan motivasi anda dengan pendidikan (bisa mencari referensi di bloger tentang motivasi mereka dalam melanjutkan pendidikan master di luar negeri)

  1. Study Plan

Rencana study anda, jika linier dengan jurusan sarjana sampaikan isi skripsi anda dan lanjutan penelitian yang ingin anda lakukan, rencana penelitian dan kontribusi anda setelah anda lulus dari master.

  1. Transkrip (terjemahan english)
  2. Ijazah (terjemahan english)

Ijazah dan transkrip bisa diterjemahkan di lab bahasa kampus anda.

  1. Medical Chek up

Untuk apply ke beasiswa pemerintah china, harus mendownload form physical examination (ketik di google “physical examination”), form tersebut di bawa ke rumah sakit untuk d isi dokter. medical chekup wajib di lakukan di rumah sakit pemerintah, di aceh sendiri bisa di lakukan di RSZA banda aceh biaya yang dihabiskan sebesar Rp. 900.000-, saya sendiri melakukan medchek di rumah sakit cut mutia lhokseumawe, total biaya  Rp. 600.000-, setelah di isi dokter dicopy sebanyak 10 ex kemudian di stempel.

  1. Formulir CSC (china Scholarship Counsil)

sebelum mengisi form, searching dulu kampus yang ingin anda tuju, cari jurusan anda, verifikasi bahwa kampus tersebut adalah di bawah beasiswa CSC atau CSG, untuk mengetahui hal tersebut, http://www.csc.edu.cn/studyinchina/indexen.aspx ini website resminya. (Update: 2018 ada yng nanya2 web study in china di buka gk ke detect lgi, jdi saya cba searching, ada web org ini https://www.cscscholarship.org/semoga bisa membantu ) Dstu bisa di baca2 dan di lihat keterangan setiap kampus, dan lebih baikknya lagi setelah menemukan kampusnya, lihat website resmi kampus tersebut, jika sudah yakin untuk masuk kekampus tersebut, teman-teman bisa registrasi pada kampus tersebut secara online. Langkah selanjutnya pengisian Form untuk beasiswa csc bias di lihat di halaman csc atau di dapat di website http://laihua.csc.edu.cn/#/login isi form dan submit dan cetak (print out) pastikan isi form adalah benar.  Untuk pengisian form, siapkan ijazah karna data akan di masukkan,

  1. Semua berkas di buat sebanyak 4 exemplar, 3 exemplar dikirim ke kampus pilihan ( pada form di berikan 3 kolom untuk mengisi pilihan kampus), atau anda memiliki teman atau langsung kirim lewat pos ke kampus tujuan, 1 examplar lagi di kirim ke kedutaan, jika anda ingin langsung ke kedutaan tentu bisa, banyak mereka yang mengapply lagsung kedutaan. tidak harus mengirim pos ke kampus di china.  Kedutaan menerima berkas setiap 10 atau 15 maret setiap tahun, jika anda mengapply ke kampus di kirim sejak awal bulan februari jika kampus menerima mereka memberikan Loa (diterimanya anda) dan LOA tersebut dimasukkan menjadi berkas tambahan yang dikirim kekedutaan pada bulan maret. Jika anda tidak mendapat Loa , berkas tetap bisa dikirim ke kedutaan awal maret.
  2. TOEFL

Untuk beasiswa menuju negeri panda, toefl tidak menjadi patokan, toefl hanya menjadi pertimbangan anda di terima beasiswa untuk menjadi penerima beasiswa kelas international atau anda di berikan beasiswa yang harus mengikuti kelas preparatory (persiapan bahasa mandarin) sehingga anda harus belajar mandarin selama setahun kemudian dilanjutkan dengan kuliah anda. saya sendiri memasukkan toefl sehingga alhamdulillah master saya hanya 2 tahun dengan pengantar bahasa inggris, tanpa preparator, jika berkeinginan belajar bahasa mandarin keberuntungan jika mendapat beasiswa dengan preparatory mandarin (sekarang saya sudah menikah, jadinya bersyukur cuma dua tahun 😦 curcol :D).

Saya memperiapkan itu sejak tahun 2013, mungkin persiapan saya terlalu lambat sehingga saya selesai mempersiapkannya tahun 2014, kemudian di tahun 2015 saya mengajukan beasiswa untuk belajar di tahun 2016, saya tidak menerima email bahwa saya lulus, saya mengajukannya bersama teman saya, dan teman saya lulus di kampus Centra China Normal University di Wuhan China, tahun berikutnya saya mengapply lagi, dan Alhamdulillah saya mendapat email penerima beasiswa CGS (China Government Scholarship) kelas international selama 2 tahun di universitas yang sama dengan teman saya yaitu di Central China Normal University. saya lulus dengan kebijakan pemerintah china dan kampus  sehingga berkas JW201 dan Admission Letter di kirim lgsung ke alamat rumah. Ada teman teman saya yang lulus oleh kebijakan kedutaan mereka harus mengambil JW201 dan Admission Letter ke kedutaan China  di Jakarta, berkas tersebut bisa kita minta tolong ambilkan jika ada rekanan di Jakarta, jika yang jauh dari Jakarta. Jika sudah mendapatkan JW201 dan Admission Letter (kedua berkas ini adalah kontrak  bahwa kita telah menerima beasiswa)

selanjutnya pembuatan visa belajar di china, pembuatan visa bisa di lakukan di china visa center, kantornya ada di the east kuningan Jakarta ada juga di medan, untuk syaratnya yaitu form pembuatan Visa, JW201 dan admission letter, passport, photo ukuran 3,3 * 4,8 mm dan uang Rp. 540.000 untuk pembuatan visa dengan 4 hari kerja, adapun pembuatan kilat dgan tariff berbeda. Jika ingin buat di medan, china visa center meminta tambahan medical chekup sebagai syarat pembuatan visa, sedangkan di Jakarta medchek tidak menjad syarat pembuatan visa, krna medchek saya sudah expired, saya membuatnya di Jakarta, :D. kalau visa udah selesai, pesan tiket deh, saya tidak pesan direct, biar lebih hemat, karena beasiswa tidak menanggung biaya transportasi, untuk master beasiswa di berikan 3000 yuan (Rp. 6.000.000)setiap bulannya, jadi semua keperluan dari uang tersebut. saya pesan tiket dari Banda Aceh – Kuala lumpur di pagi hari, kemudian menunggu sore hari pukul 5 sore berangkat Kuala Lumpur – Wuhan.

ketika dinyatakan lulus melalui email, teman teman yang lulus gercep( gerak cepat) mereka lagsung buat group whatsap, sehingga saling berkomunikasi untuk keberangkatan bersama-sama. dan saya berangkat bersama teman aceh dan juga dari pulau jawa, kami juga didampingi oleh senior (yang sudah lulus tahun lalu dan mereka balik ke wuhan usai libur). jadi kita gak linglung sampai bandara wuhan, d bandara wuhan kampus juga menyediakan voulenteir untuk pemjemputan mahasiswa baru makin nyaman setiba di wuhan.

kloter kami 🙂 (yang bawa bayi sepupu saya di KL) yang jadi guide keberangkatan ada Ros, Hanif Hasbalah dan Fauzan (senior) 🙂 😉IMG-20170905-WA0060

demikian pengalaman yang bias saya bagikan, semoga bermanfaat. 🙂

Advertisements

1 Provinsi, 4 adat, 6 Sahabat….

Assalammu’alaikum, hari ini saya mulai menuliskan sedikit tentang adat yang saya kenal dari para sahabat saya, sebuah kebahagiaan saat bertemu dengan para sahabat ini,  dengan beragam cerita dan pengalaman dan juga adat atau kebiasaan  yang berbeda. Obrolan paling menarik tentang adat adalah makanan, acara pernikahan dan oleh-oleh yang sering mereka bawa ke Banda aceh dimana kami berjumpa, and,,,,, here we go,,, ini lah para sahabat saya:

  1. Rika sutrisna Sari (Meulaboh,) ACEH BARAT

Karna kita akan ngebahas soal adat/kebiasaan daerah, kita mulai dari daerah paling barat, yaitu Meulaboh, Aceh Barat. Dia adalah Rika Sutrisna sari, gadis yang biasa dipanggil rika ini adalah sahabat yang pertama kali saya sapa, yaitu pada saat Orientasi Perkenalan (OSPEK) IAIN AR-RANIRY tahun 2008, Alhamdulillah jalinan silaturrahmi terjalin hingga sekarang . perkenalan rika udah dulu, sekarang kita bahas soal adat dan kebiasaan daerah meulaboh :

  1. Makanan

Makanan yang biasa ada di daerah melaboh yaitu aceh barat, adalah, jeng jeng jeng ehm,,,,yang paling nyami adalah “Kuah Jruek”… hihihi kuah ini asem2 leumak meunan lah,, ada sayurnya, seperti kuah pliek, yang menarik adalah, kuahnya pakek DUREN (Durian) duriannya di “Peujruk” dulu atau di asamkan dulu., selanjutnya Daging! seusai liburan, rika pernah bawa daging rendang, bumbunya hampir sama dengan daerah saya, kering dan maknyus, ketika gigitan pertama, saya merasakan keanehan, kenapa dagingnya agak keras, dan juga serat dagingnya besar-bersar,,, ternyata oh ternyata, itu daging kerbauuuu,,, wah,, seumur-umur saya belum pernah makan daging kerbau, ternyata, daerah meulaboh memang selalu menggunakan daging kerbau, baik untuk acara atau sehari-hari atau  untuk ber-Qurban. Kalau kue, rika sering bawa pulang kue bolu buatan bundanya,,, nyam nyam,,, 😀

  1. Bahasa dan Pesta Pernikahan

Bahasa Daerah Aceh Barat atau meulaboh memiliki dialek yang hampir sama dengan aceh besar, ada suara di bagian tenggorokan, atau jika mengucap huruf “R” adanya intonasi double. “RR” “ Bak Rrambot, SeiRRibe” :D, dan ada beberapa kata yang maknanya sama tapi tidak digunakan di dearah saya. kemudian pernikahan, soal pernikahan, kami belum membahas secara detail, secara umum, pesta perkawinannya hampir sama dengan daerah saya, hanya berlangsung satu hari J

 

  1. Muliawati (Aceh Besar)

Dari daerah aceh besar, saya punya sahabat namanya muliawati, kami bisa dibilang kembar, nama kami kembar, ada watinya :D. Walaupun mulia tingga di daerah aceh besar, tapi dia mirip sekali dengan orang india, hidungnya mancung kulitnya hitam manis, dan nama desa nya seperti bahasa india gitu, lamnga,, :D.

  1. Makanan

Makanan dari daerah aceh besar hampir sama dengan daerah aceh jalan medan banda aceh, seperti meuseukat, dodol. Yang khas dari aceh besar adalah kari nya, mereka sengaja memasak kari kambing atau kari sapi sampai kuahnya berwarna hitam, dan memberi nama kuah kari itu dengan sebutan “kuah Beulangong” atau kuah wajan besar entah dikarenakan punggung kuahnya hampir hitam seperti warna wajan yang dibakar oleh api. Tapi cukup enak. Karena masakan ini di hadirkan pada segala acara. Seperti acara keumukoh ata panen besar, acara sunatan, acara maulid dan pastinya di acara pesta pernikahan.

 

  1. Bahasa dan adat pesta Pernikahan

Dari bahasa dan dialeknya, Acceh Besar hampir sama dengan aceh barat, ada suara R yang terdengar double tapi mereka lebih kental lagi. Dan intonasinya lebih cengkok sedikit.

Pesta pernikahan hampir sama dengan aceh apda umumnya, hanya berlangsung satu hari, tapi yang mengenak kan adalah, jajanan pada hari pesta pernikahan itu, yang menjadi khas adalah adanya kue serabi dengan kuah tuhe nya, kuah santan yang dimasak dengan pisang, lalu disiram ke serabinya. Wah,, itu yang kami tunggu. Ada juga, tape dengan warna warni.

 

  1. Bensu elianita (Bukit Sama Kota Takengon ) dan Siti Aminah (Bener meriah) ACEH TENGAH

Selanjutnya kita akan menuju Aceh Tengah, Bensu elianita yang berasal dari kota takengon dan siti aminah yang berasal dari Kabupaten Bener Meriah, adat/kebiasaan, makanan, dan bahasa yang sama, wah,, soal dua sahabat saya ini, gak ada habisnya, yang paling lucu, paling semangat kalau ngehadapi kagalauan,, (hihihii, adaja ngelesnnya kalau lgi galau), saya bertemu sangat dekat dengan mereka saat semester 6. Oke, kita akan negbahas soal adat dari daerah dingin ini :

  1. Makanan

Makanan adalah hal yang paling menarik untuk di bahas, hihihi, untuk daerah takengon, yang paling khas adalah ikan, yups, ikan ini tidak di miliki oleh daerah lain, karna ikan ini hidup di air tawar tepatnya di Danau Laut Tawar kota Takengon. Ikan ini berukuran kecil, dan agak manis. Selanjutnya ada buah yang sangat khas, dan jika di temukan di pasar, buah ini banyak berdatangan dari takengon, yaitu ALPUKAT dan Jeruk, karna saya tidak suka alpukat, jadi buat para penggemar alpukat, saya tidak membahasnya, hihih, kita bahas jeruk,, nahhh,, buah satu ini, kita harus pintar memilih, yang mana asem yang mana manis, kalau dari ajaran bensu dan minah, buahh jeruk yang kuningnya ccantik dan kulit agak tebal, jeruknya pasti manis, taktik itu beberapa kali saya coba, sekali duakali, saya selalu mendapat jeruk yang asam, karna bensu sering bawa pulang, jadinya udah ahli dech yang mana manis dan asam, (besok2 2 dus ya ben, keknya 1 dus gak cukup, hihihi) kalau soal daging, takengon juga memasak daging kerbau karna disana banyak kerbau dari pada sapi.

  1. Bahasa dan Pesta Pernikahan

Nahhh,, kalau bahas soal bahasa, bahasa takengon sangat menarik, beda banget ma bahasa melaboh dan bahasa aceh daerah saya, mereka menggunakan bahasa GAYO, dan saya juga mulai mempelajarinya, seperti Hana?(Apa?), Ulak (Pulang), slohen (Kapan) dan GOM….. ($3#%^&) :D. . Kalau bensu dan minah udah ketemu sama orang takengon, nah siap-siap mempelajari satu demi satu kata yang mereka lontarkan, setelah pembicaraan selesai, tanyakan artinya . 😀

Selanjutnya pesta pernikahan, wahhh,, ini paling seru, karna pesta pernikahan di di takengon cukup lama, yaitu seminggu. Detailnya saya gak ingat semuanya, yang saya ingat, mereka bersalawatdan dan di hari berikutnya juga ada tarian guel, setelah pesta pernikahan, besoknya masih ada acara lagi, yang sesuai dengan budaya Gayo. Makanan pada pesta pun cukup banyak, semua makanan adat seperti… di sajikan. Dan mahar orang takengon adalah 7 gram, itu belum isi kamar, siap-siap yang mau lamar bensu dan minah, siapkan isian kamar yang penu ya. 😀

 

 

  1. Srie Zerni ( Labuhan haji) Aceh selatan

Kini kita tiba di daerah aceh bagian selatan, tepatnya di labuhan haji, gadis yang berasal dari daerah tersebut adalah sahabat saya yang bernama sri zerni, kami sering menyebutnya gadis mandarin karna sri punya mata sipit dan kulit putih, sedangkan bensu, gadis korea, karna mata dan kulitnya sama seperti orang korea. Langsung ke topik adat Aceh Selatan :

  1. Makanan

Makanan dari aceh selatan hampir sama dengan masakan padang , santan dan pedas, dan juga ikan asin paling nyami dari pantai labuhan haji. Makanan yang paling enak berikutnya adalah ketupat yang isinya beras ketan, biasanya ketupat yang sering ada adalah isi beras, yang dimasak seperti masak lontong, dan yang menarik lagi dari ketupat ini adalah ketupat nya di goreng,, nyaaaammm,, panas-panas di makan, top markotop dah,,,

  1. Bahasa dan Pesta Pernikahan

Bahasa daerah aceh selatan kedengarannya seperti bahasa padang/Minang/Melayu, saya mulai mempelajarinya juga, seperti “ndak ado kepiang (gak da uang) , alah mangan (udah makan) heheh, ambo (saya), amak (ibu). just it, dan juga mereka menggunakan bahasa “jamu” asli bahasa aceh selatan. kemudian pernikahan, pesta pernikahan disana dirayakan seperti daerah saya, hanya satu hari,dan sepertinya adatnya tyidak sekental aceh tengah, sudah mulai modern seperti daerah lain, ada prasmanan dan makanan besan. Yang terkenal disana duriannya juga, daging duriannya banyak.

 

  1. Yusnidar Aceh Singkil

Ukhti kita yang satu ini, kadang-kadang dingin baget, hihih,, kadang seru baget,,, paling seru kalau lagi pas galau gtu putar nasyid yang lagi kenak kita heheheh

.Gadis yang biasa disapa yus ini lahir di aceh singkil, dia juga punya marga singkil lho,, hihihih marganya SOLIN (marga siapa ini ya) hihi :D. Ya, aceh singkil memiliki keturunan marga seperti orang batak, marga daerah singkil yang biasa saya dengar, seperti solin, malau dan bachin,, oke, dan sekarang kita bahas adat aceh singkil  :

  1. Makanan

Di mulai dari cemilan yang sering di bikin oleh mama nya yus, yaitu keripik pedes, ehmm,, kalau udah makan keripik ini,, udah dech,, yang lain lewat dulu, yang bikin ketagihan adalah, keripik ini pedes, asin dan gurih, beda dech sama keripik pedes lain.

  1. Bahasa dan Pesta Perkawinan

Dialek bahasa singkil hampir sama dengan bahasa batak, mungkin karna secara geografis letak aceh singkil yang dekat dengan provinsi sumatra utara, tapi kosa kata yang di gunakan beda banget sama bahasa batak yang biasa kita denger, misal bahasa batak “siapa nama kau?” nah kalau bahasa singkil, “ ise gelakh mu?” (siapa namamu?) , mike? (kemana), ndeh (tante), kadeh? (apa?),, itu beberapa kosa kata yang sudah sedikit melekat di otak saya,, J

Selanjutnya pesta perkawinan, pesta perkawinan di singkil adatnya sama dengan pesta perkawinan yang di adakan di medan atau suku karo dan batak, pesta berlangsung tiga hari, dan hari akhir ada karokean bersama keluarga.

 

  1. Eka Wati Saputri (Lhokseumawe) Aceh Utara

Tiba saya sedikit menceritakan tentang daerah saya yaitu kota lhokseumawe, tidak banyak yang khas dari kota yang berada di bagian utara provinsi aceh. Makanan dan adat lhokseumawe hampir sama dengan  kota sigli, samalanga, langsa dan lhokseukon, mungkin karna lhokseumawe memiliki warga yang heterogen, yaitu banyaknya pendatang baik dari luar aceh maupun luar kota. Berikut adat lhokseumawe :

  1. Makanan

Asam keu ueng, kuah pliek, kemudian ada kue : wajeb, meuseukat, dodoi, halua (kue istimewa)bhoi, timphan, dan karah. Yang aslinya dari sigli, tapi sudah lama juga di buat di aceh, kalau soal bhoi dan karah, di gedong aceh utara adalah tempatnya dua kueh itu. 24 jam kue tersebut dajajakan.

  1. Bahasa dan Pesta Pernikahan

Bahasa yang digunakan oleh warga lhokseumawe sudah mulai tidak kental seperti yang aslinya, karena warga lhokseumawe yang heterogen. Bahasa aceh yang sangat kental adalah daerahh buloh dan panton, dialek yang sangat kental masih terngiang disana, sedangkan di lhokseumawe, masyarakat lebih senag menggunakan bahasa indonesia.

Pesta pernikahan di lhokseuumawe di berlangsung hanya satu hari, dimulai dari pukul 10 pagi hingga waktu makan siang selesai, sekitar pukul 3 sore, rumah pengantin sudah mulai sepi.

 

I Love my best freind, kami mencintai adat kami walau kami berbeda, tapi eka slalu yakin bahwa kita satu hati, terima kasih sudah menjadi sahabat eka ukhti, semoga ukhuwah ini terjalin hingga kita di surga.. Amin ya Rabbi.

DSC_0052
inilah kamiii 🙂

 

Pesona Lut Tawar Takengon

image Salah satu pusat keindahan alam di Aceh berada di tengah wilayah provinsi ini, yaitu keindahan Danau Lut Tawar tepat terletak di Kabupaten Aceh Tengah Kota Takengon. Danau lut tawar berada tidak jauh dari pusat Kota Takengon, jarak yang ditempuh hanya 15 menit dri pusat kota takengon.. Jalanan yang mulus dengan pandangan jauh terpampang memanjakan saraf mata kita. Tenang dan sejuk.. Pada kesempatan ini.. saya berangkat bersama sahabat ke kota takengon.. dan disana kami di sambut “Beru Gayo”, Beru yang berarti gadis dan Gayo adalah sebutan adat di kota Takengon.. dan jika di gabung menjadi “Gadis Gayo”.. ya.. dy adalah Bensu.. Bensu jga ada saya ceritakan di kisah perjalanan saya di Takengon.. 😉 Bensu pun tak lupa mengajak kami menghirup segarnya aroma Danau Lut Tawar.. aroma sejuknya tercium sepanjang kami mengahbiskan jalan di pinggiran Danau Lut Tawar.. Jauuhhh.. dan teruss berjalan.. sepertinya bensu ingin menunjukkan sesuatu.. ia terus mengajak kami berjalan.. dan tanpa berfikir panjang saya pun bertanya.. “apa danau ini ada ujungnya?” Bensu tersenyum.. Kami teruss berjalan dan hampir menghabiskan waktu selama 1 jam lebih.. Pertanyaan td ku elakkan.. tak henti menikmati keindahan Danau ini.. dan tiba-tiba kendaraan bensu berhenti.. “kenapa berhenti ben? Berarti danau lut tawar ini ujungnya?.. tampakku heran dan melongok melihat terbentangnya danau.. “Bukaann.. kita istirahat sebentar” smbil tersenyum dengan rona merah pipinya di karenakan suhu yang dingin.. Setelah beberapa menit beristirahat kami pun melanjutkan perjalanan.. dan tak jauh dri tmpa beristirahat.. bensu pun berbelok ke kanan?.. saya pun heran tak karuan.. ke kanan bukannya ke danau… tak sempat menanyakan hal tersebut.. kamipun terus mengikutinya… Dan apa yang kami lihatt… Gunung batuu tinggi menjulang… tak ada lagi danau.. tak ada genangan air.. tak ada Danau Lut Tawar.. ya.. kami berada di ujung Danau Lut Tawar.. di ujung ini terdapat beberapa rumah warga.. tak ramai.. rumah pun berselang jauh satu dan lainnya.. dan kami  menghadap ke arah terbentangnya Danau Lut Tawar.. tepat di tengah sambil bermaikan air dri tepi Dana Lut Tawar. 🙂