Beasiswa Pemerintah Tiongkok

Hai Para pemburu beasiswa,, tetap semangat ya,, 🙂 saya akan share pengalaman berburu saya :D.. lets chek this one out 😉

Terdapat banyak beasiswa pemerintah yang ditawarkan, teman teman bisa dapatkan info soal beasiswa dengan berlangganan di website http://www.beasiswapascasarjana.com, saya sangking excitednya setiap email yang masuk,, langsung saya lihat syarat dokumennya, dan saya coba. atau teman teman bisa  googling dengan sebutan nama beasiswa seperti  LPSDM (Pemerintah aceh ), LPDP (pemerintah melalui kemkeu indonesia), ADS (pemerintah Australia), KGSP (pemerintah korea) dan CSC/CGS( Pemerintah Cina/Tiongkok), turkey scholarship (pemerintah turki) masukkan keyword nama beasiswa tersebut teman teman akan temukan informasinya :), keenam jenis beasiswa tersebut sudah pernah saya coba dan buru, masih banyak jenis beasiswa lainnya yang belum saya coba seperti beasiswa dari brubei darussalam, taiwan dll. Semua beasiswa itu saya coba ketika telah menyelesaikan s1 saya di IAIN Ar-Raniry Banda Aceh.

secara umum ada beberapa dokumen yang harus dipersiapkan untuk apply beasiswa S2 di luar negri, seperti Pasport, 2 surat rekomendasi dari profesor di kampus, toefl, ijazah dan transkrip diterjemahan ke dalam bahasa inggris  , motivation letter, study plan.  Keenam jenis dokumen tersebut adalah dokumen secara umum untuk mengajukan beasiswa.

nah…di tahun ketiga setelah kelulusan saya dan telah mengikuti beberapa jenis beasiswa yang tidak bermuara beberapa beasiswa yang saya coba tersebut, akhirnya agustus 2017 saya pun lulus di beasiswa Pemerintah Tiongkok yaitu China Government Scholarship (CGS) atau China Scholarship Counsil (CSC), beasiswa penuh ini diberikan oleh pemerintah china melalui Kampus Central China Normal University Provinsi Hubei, Wuhan yang saya apply.,

Pada blog ini saya khusus akan berbagi pengalaman saya dalam mengajukan beasiswa dari pemerintah china sampai ketibaan saya di Kampus Central China Normal University, Wuhan, China. Seperti yang saya jelaskan di atas, dokument yang dipersiapkan ada 6 jenis secara umum, sedangkan untuk beasiswa yang saya dapatkan yaitu beasiswa yang bernama CGS/CSC ada 10 jenis dokument, berikut dokument yang di persiapkan :

  1. Pasport

Pembuatan paspor di kantor imigrasi

  1. Dua surat Rekomendasi dari profesor di kampus sarjana

Anda bisa membuat background anda dan kemampuan anda ketika kuliah sebanyak 4 paragraf atau satu halaman, lalu minta pendapat profesor anda tentang anda dan merekomendasi anda untuk kuliah di china, kemudian profesor membubukan tanda tangannya.

  1. Motivation Letter

Berisi tentang background pendidikan anda dan motivasi anda dengan pendidikan (bisa mencari referensi di bloger tentang motivasi mereka dalam melanjutkan pendidikan master di luar negeri)

  1. Study Plan

Rencana study anda, jika linier dengan jurusan sarjana sampaikan isi skripsi anda dan lanjutan penelitian yang ingin anda lakukan, rencana penelitian dan kontribusi anda setelah anda lulus dari master.

  1. Transkrip (terjemahan english)
  2. Ijazah (terjemahan english)

Ijazah dan transkrip bisa diterjemahkan di lab bahasa kampus anda.

  1. Medical Chek up

Untuk apply ke beasiswa pemerintah china, harus mendownload form physical examination (ketik di google “physical examination”), form tersebut di bawa ke rumah sakit untuk d isi dokter. medical chekup wajib di lakukan di rumah sakit pemerintah, di aceh sendiri bisa di lakukan di RSZA banda aceh biaya yang dihabiskan sebesar Rp. 900.000-, saya sendiri melakukan medchek di rumah sakit cut mutia lhokseumawe, total biaya  Rp. 600.000-, setelah di isi dokter dicopy sebanyak 10 ex kemudian di stempel.

  1. Formulir CSC (china Scholarship Counsil)

sebelum mengisi form, searching dulu kampus yang ingin anda tuju, cari jurusan anda, verifikasi bahwa kampus tersebut adalah di bawah beasiswa CSC atau CSG, untuk mengetahui hal tersebut, http://www.csc.edu.cn/studyinchina/indexen.aspx ini website resminya. (Update: 2018 ada yng nanya2 web study in china di buka gk ke detect lgi, jdi saya cba searching, ada web org ini https://www.cscscholarship.org/semoga bisa membantu ) Dstu bisa di baca2 dan di lihat keterangan setiap kampus, dan lebih baikknya lagi setelah menemukan kampusnya, lihat website resmi kampus tersebut, jika sudah yakin untuk masuk kekampus tersebut, teman-teman bisa registrasi pada kampus tersebut secara online. Langkah selanjutnya pengisian Form untuk beasiswa csc bias di lihat di halaman csc atau di dapat di website http://laihua.csc.edu.cn/#/login isi form dan submit dan cetak (print out) pastikan isi form adalah benar.  Untuk pengisian form, siapkan ijazah karna data akan di masukkan,

  1. Semua berkas di buat sebanyak 4 exemplar, 3 exemplar dikirim ke kampus pilihan ( pada form di berikan 3 kolom untuk mengisi pilihan kampus), atau anda memiliki teman atau langsung kirim lewat pos ke kampus tujuan, 1 examplar lagi di kirim ke kedutaan, jika anda ingin langsung ke kedutaan tentu bisa, banyak mereka yang mengapply lagsung kedutaan. tidak harus mengirim pos ke kampus di china.  Kedutaan menerima berkas setiap 10 atau 15 maret setiap tahun, jika anda mengapply ke kampus di kirim sejak awal bulan februari jika kampus menerima mereka memberikan Loa (diterimanya anda) dan LOA tersebut dimasukkan menjadi berkas tambahan yang dikirim kekedutaan pada bulan maret. Jika anda tidak mendapat Loa , berkas tetap bisa dikirim ke kedutaan awal maret.
  2. TOEFL

Untuk beasiswa menuju negeri panda, toefl tidak menjadi patokan, toefl hanya menjadi pertimbangan anda di terima beasiswa untuk menjadi penerima beasiswa kelas international atau anda di berikan beasiswa yang harus mengikuti kelas preparatory (persiapan bahasa mandarin) sehingga anda harus belajar mandarin selama setahun kemudian dilanjutkan dengan kuliah anda. saya sendiri memasukkan toefl sehingga alhamdulillah master saya hanya 2 tahun dengan pengantar bahasa inggris, tanpa preparator, jika berkeinginan belajar bahasa mandarin keberuntungan jika mendapat beasiswa dengan preparatory mandarin (sekarang saya sudah menikah, jadinya bersyukur cuma dua tahun 😦 curcol :D).

Saya memperiapkan itu sejak tahun 2013, mungkin persiapan saya terlalu lambat sehingga saya selesai mempersiapkannya tahun 2014, kemudian di tahun 2015 saya mengajukan beasiswa untuk belajar di tahun 2016, saya tidak menerima email bahwa saya lulus, saya mengajukannya bersama teman saya, dan teman saya lulus di kampus Centra China Normal University di Wuhan China, tahun berikutnya saya mengapply lagi, dan Alhamdulillah saya mendapat email penerima beasiswa CGS (China Government Scholarship) kelas international selama 2 tahun di universitas yang sama dengan teman saya yaitu di Central China Normal University. saya lulus dengan kebijakan pemerintah china dan kampus  sehingga berkas JW201 dan Admission Letter di kirim lgsung ke alamat rumah. Ada teman teman saya yang lulus oleh kebijakan kedutaan mereka harus mengambil JW201 dan Admission Letter ke kedutaan China  di Jakarta, berkas tersebut bisa kita minta tolong ambilkan jika ada rekanan di Jakarta, jika yang jauh dari Jakarta. Jika sudah mendapatkan JW201 dan Admission Letter (kedua berkas ini adalah kontrak  bahwa kita telah menerima beasiswa)

selanjutnya pembuatan visa belajar di china, pembuatan visa bisa di lakukan di china visa center, kantornya ada di the east kuningan Jakarta ada juga di medan, untuk syaratnya yaitu form pembuatan Visa, JW201 dan admission letter, passport, photo ukuran 3,3 * 4,8 mm dan uang Rp. 540.000 untuk pembuatan visa dengan 4 hari kerja, adapun pembuatan kilat dgan tariff berbeda. Jika ingin buat di medan, china visa center meminta tambahan medical chekup sebagai syarat pembuatan visa, sedangkan di Jakarta medchek tidak menjad syarat pembuatan visa, krna medchek saya sudah expired, saya membuatnya di Jakarta, :D. kalau visa udah selesai, pesan tiket deh, saya tidak pesan direct, biar lebih hemat, karena beasiswa tidak menanggung biaya transportasi, untuk master beasiswa di berikan 3000 yuan (Rp. 6.000.000)setiap bulannya, jadi semua keperluan dari uang tersebut. saya pesan tiket dari Banda Aceh – Kuala lumpur di pagi hari, kemudian menunggu sore hari pukul 5 sore berangkat Kuala Lumpur – Wuhan.

ketika dinyatakan lulus melalui email, teman teman yang lulus gercep( gerak cepat) mereka lagsung buat group whatsap, sehingga saling berkomunikasi untuk keberangkatan bersama-sama. dan saya berangkat bersama teman aceh dan juga dari pulau jawa, kami juga didampingi oleh senior (yang sudah lulus tahun lalu dan mereka balik ke wuhan usai libur). jadi kita gak linglung sampai bandara wuhan, d bandara wuhan kampus juga menyediakan voulenteir untuk pemjemputan mahasiswa baru makin nyaman setiba di wuhan.

kloter kami 🙂 (yang bawa bayi sepupu saya di KL) yang jadi guide keberangkatan ada Ros, Hanif Hasbalah dan Fauzan (senior) 🙂 😉IMG-20170905-WA0060

demikian pengalaman yang bias saya bagikan, semoga bermanfaat. 🙂

GAYO HIGH LAND

Ke danau laut tawar Takengon mungkin menjadi tujuan utama kalau wisata asing dan lokal datang ke kota dingin tersebut, dan hampir semua wisatawan sudah datang ke danau lut tawar… ” lut tawar dah pernah,”,  so,, mari kita kunjungi yang lain,,

Saya dan sahabat2 masih berada di pusat kota, ketika sedang di pusat kota,, dan matahari mulai naik,, ada yang silau di ujung bukit sana,,, “tuinggggg” ada tulisan kecil menyilaukan,, tulisan tampak kecil dikarenakan posisi saya jauh dengan tulisan itu,, bukit itu menunjukkan kegagahannya,,, hmmm mintta di daki tu bukit,,,mari kita diskusikan dulu,, “uyyy,, kemana kita ni? “ masih berdiri  clingak clinguk,, ,, karna penasaran sama yang silau tadi,,, mari kita tanyakan,,, “bensu,, itu tulisan apaa  ben”  Tanya saya sama sambil menujuk kearah atas bukit,,,,  mata bensu pun tertuju ke tulisan yang makin silau itu,, “ohh ituu,, itu GAYO HIGH LAND ka,,” … terangnya,, “ oh,,,, kesana kita ya,,, gratis kan” hehehehhehe,, tetep…

Matahari pun mulai menemani,, angin tak sehangat mataharii angin tetap dingin dengan kebiasaannya di kota ini, tanpa basa basi.. mari kita melaju kesanaa,, karna doyan makan,, mari kita jajan dulu,, batagor, wafer, dan kawan2nya,,, perjalanan menuju kesana  pastinya menanjak karna kita ke bukit bukan ke laut..,, setelah melewati jembatan yang di belah oleh sungai kecil yang bersumber dari lut tawar,, saya mengikuti bensu yang menuntun kami ke bukit itu,, “wahh jalannya bagus” tiba tiba bensu belok kanan… “wahhhh,, jalannya ,, banyak batuu…. Ada yang gedek ada yang kecil” heheh,, sekejap ja,, kemudian berselang jalan berbatu jumpa jalan aspal lagi,,, batu lagi,, aspal lagii,, mendaki lagiii,,, menurun lagiii,,, dan akhirnya jeng jeng jeng….  sampek di bukit pertama,, whattt.. belum sampek GAYO HIGH LAND,,, -__- … “kemana tulisa tu ben” Tanya saya sama sang beru gayo,, kesituuu telunjuk bensu mengarak ke gunungan tanah agak kemerahan kira kira 45 derajat posisi menanjak bukit itu,, yang penting jangan siku-siku,,

Oke,, kita istirahat disini,,, disini tempat biasanya para photographer ngambil view nya tanah gayo,,, “lihat itu” bensu menunjukkan hamparan danau lut tawar, pegunungan dan beberapa petak sawah,, seperti lukisan alam yang menakjubkan.

Gambar

Bukit pertama,, maaf viewnya kebanyaan kami,, karna kami juga mau eksis dengan keindahan alam,,, hihih 😀

Beberapa pemuda datang sama gengnnya,, kyaknya anak kuliahan gitu,,, “eh,, aku kenal anak itu” teriak minah ngasih tau kami ,, ntah iya kenal ntah memang kenal.. “dek,, anak rimba raya ya”,, teriak minah ke si adek.. si adek yang sok imut karna di panggil oleh si kakak yang merasa lebih tua,, nunduk,, gak brapa ngerespon,, minah tetep kekeh,, anak itu satu kampung sama dy,, heheh,, sabaarr  min,, iyaa,,iya satu kampung sama minah dyyy,, tenanggg,, ;)..  dan anak muda ini pun pada naik ke bukitt itu,, motornyapun seperti berdiri,, karna bukit yang menanjak,, “eh,, serius kita naikk,, gak licin tu,,” saya agak ragu,,, agak ragu sama takut mank adek kaka,, :D… setelah anak muda tadi pada naik.. kmi juga yang udah sok tua ikutan naikk,,, agak licin,,,, setelahh naikk agak lama,, bertemu bukit datarr,, beberapa detik kemudian bukit menurun… wah wah,, tangan olah raga sama remm,, truss naikk lagiii,,, turunn lagi,, daannnnnn jeng jeng jeng,,, sebuah lempengan besi berdiri didepan kami,, lempengan besi dengan pola huruf yang di susun rapi,, karna pendaki berdiri di belakang huruf huruf  itu,, jadi bacanya dari kanan bukan dari kiri kayak baca tulisan arab,, dan huruf itu menjadi kumpulan kata bahasa Inggris,, GAYO HIGH LAND dalam bahasa indonesianya adalah  Dataran Tinggi Gayo… wahhhhhhhhhh,,,, mantaapp,, semuanya terlihat dari ketinggian ini,,, 😀  kalau kata bensu, kita kayak liat peta takengon,, dari sini semua Nampak,, :D… sebelah kanan terlihat hamparan danau laut dawar yang hijau dan gunung menjulang tinggi,,, bagian kiri  hamparan rumah warga kota dingin ini,,

Gambar

Di antara huruf2 Gayo High Land

Gambar

sisi kanan dari ketinggian GHL

Bukit Sabun

Kalau bukan karena tes pekerjaan itu, saya gak bakalan sampek ke kota dingin ini dengan terencana setelah tujuh tahun yang lalu ketika rekreasi SMA, yuppp,,, kota dingin yang ada di Provinsi aceh di bagian aceh tengah yaitu TAKENGON, semenjak pengumuman heboh,, yang kepikir bukan tes nya,, tapiiii saya bakalan ketemu sahabat  dan berwisata  di kota penuh bukit itu… 😀

Oke, jadi, kita mulai dari saya tiba di sebuah bukit yang nama nya seperti nama produk kecantikan, yaitu bukit  SABUN, tapi jangan bayangin bahwa di bukit itu penuh dengan sabun, dan anak-anak pada pelesetan dengan sabun batang dari ujung bukit ke pinggiran bukit, itu Cuma nama alamat rumah sahabat saya, dari hasil wawancara sama penumpang yang semobil sama saya,  orang takengon bilangnnya bukit sabun yang kayaknya di singkat dari nama lengkapnya tu bukit, yaitu Desa Bukit  dan Simpang Sabun, nah itu lah nama KTP bukit itu,,

Tiba di simpang sabun, saya ngerasa saya adalah gadis yang paling eksotik karna saya gak merona pipi, karena orang-orang disana semua pipinya merah merona karena kedinginan, oke sippp apa saya bakal merona dan berubah kayak cewek korea yang cantik dengan pipi merah merona tapi gak mau oplas.  Akan kita lihat beberapa hari kemudian.

Beranjak menuju rumah sahabat, tanpa basa basi saya menyapa ibu-ibu,, “inee……….” hahah sedikit sok akrab panggil ibu-ibu yang ada di depan rumah sahabat saya  dengan  suara  cempreng, ine  adalah sebutan ibu/mama  di takengon, jadi dengan sok akrab saya panggil ibunya bensu ine , 😀 “ine, ada bensu ?” bibir udah mulai gemeteran kayaa hawa dingin udah menggelitik kesekujur tubuh . Kayaknya ine masih kenal saya, dulu saya pernah sekali kerumah bensu, Cuma nyetor muka trus langsung pulang… semoga ine senang atas kedatangan saya :D… senyumnya hangat. saya nyalamin tangan ine, dengan ramah ine pun menyapa saya, “capek ya” sapanya ke saya,, beuh,,, hangat deh… ine pun ngelirik kerumahnnya jelas nyariin anaknnya, karna anaknya sahabat saya… “liaaaa, ada kawanmu ni” ini translitnya ya, sebenarnya ine bensu manggilnya pakek bahasa takengon,, tapi saya gak inget,, gak inget sama gak bisa beda tipis ya,, 😀 pokoknya artinya itu la,,, 😀

Setelah nyalamin ibu-ibu yang mau pergi ngaji termasuk ine, saya langsung nyungsep ke rumah bensu, gak sadar diri masuk rumah orang..  “bensuuuuuuu” hebohh kegirangan karna udah lama gak jumpa.. setelah perjumpaan itu yang di bahas adalah nostagila selama kuliah, ngekos bareng, pengalaman bareng dan segala hal,  tapi itu kegemaran cewek2 kalo udah jumpa.

saya tiba sehari sebelum tes kerja, jadi saya bisa berwisata ke beberapa tempat wisata yang ada di takengonnnn cihuyyyyyyyyy… 😀 jelas makin girang,  karna tes ini ada khusus jurusan saya, tentu ada shabat saya di kampus yang juga ikutan tes, tpi di sisi lain juga pengen reuni,, 😀  ,, sebenarnya lengkap banget jika empat  sahabat saya lainnya hadir,, karna saya dan mereka paling suka ngabisin hari libur ngunjungi semua tempat wisata yang pastinya wisata gak pakek tiket.. 😀 … untuk kali ini Cuma  dua sahabat yang ikutan ujian ini, ikut ujian brarti ikut berwisata,, 😀  yaitu  rika dan mina, sedangkan yus dan sri  gak bisa ikutan karna hal lain.  karna kami doyan banget berwisata, tanpa disuruh berhadir lebih awal, pagi itu rika dan mina pun nyampek di rumah bensu dari tempat rantau mereka Banda Aceh.

Image

di desa Bukit Sabun 😀

Setelah sarapan, kami mulai bersiap-siap. Kita bakalan keliling takengon,, tapi mampir lokasi ujian sekejap, setelah ke lokasi pura-pura amnesia kalo besok gak ujian.. hihihi